Kamis, 02 September 2010

Rasa syukur ku kepada Mu..

Dengan segala puji syukur apa yang ada di langit dan bumi
Telah terhampar rejeki menyaut dalam langkah nafkah terobati
Oh Maha segala pemberi rejeki
Engkau tak ubah nya Pencipta tak lelah berikan setetes kehidupan di bumi

Sujud para hamba mu
Memuji syukur rahmat dari mu
Biarkanlah langkah para hamba mu adalah jalan karunia jalan yang engkau ridhoi
Agar tak ada laknat, sengsara dalam hidup

Maksulami ( memaksa menyulam mimpi )

Terbangun akan sebuah mimpi,
Melangkah akan gerak kaki dia tetap diam
Dgn sejuta filosofi yg menghantui

Menafsirkan sederet prinsip tanpa landasan siapakah diri ini?..
Bergulat emosi ambisi namun fatwa membatasi,

Masihkah diam itu emas
Walau kadangkala keterdiaman menuju batas keterpurukan rapuh diri ini,.

Rayuan

Oleh : Asep Rosidi

Ketika rayuan itu masih brada dalam buaian asmara,
Terasa rajutan nya terukir di hati,
Keindahan hanya nampak

Seiring betapa besar dia mengagungkan cinta ku di dalam hati nya,
Apakah ini hanya silau rayuan mu

Atau kah jerat mudah mendapatkn cinta,
Seolah sebuah permainan di akhiri dgn kemenangan,
Ataukah sebuah awal cinta butuh bumbu rayuan di dalamnya..

Selasa, 31 Agustus 2010

Pendamping hati

Oleh : Asep Rosidi / Ameng

Tak ada sesuatu yang dapat melangkah
Ketika langkah tak berarah
Mungkinkah asa yang terindah
Mendampingi untuk merangkuh

Jangan pernah harap semua itu terjadi
Jika diam kita tak bermakna dan berarti
Karena semua itu mempunyai arti
Andai kita menjadi diri sendiri

Oh pendamping hati
Berikanlah secercah harapan hati ini
Agar langkah harapku bersimpuh suci
Jalani semua yang setulus hati

Sebuah Pilihan

Ketika bimbang dalam sebuah pilihan
Memaksa otak untuk berpikir
Antara rasa dan perasaan

Namun hanya sebuah pemikiran terbawa susana hati untuk membulatkan pikiran
Dalam sebuah pilihan

Walau pahit ku telan dalam sebuah kenyatan
Atau pun kebahagiaan mengiringi
Sebuah pilihan itu

Karena itu sering terjadi dalam hidup yang
Selalu memaksa menghadapkan kita diantara dua pilihan
Untuk sebuah pilihan yang terbaik



Jakarta , 19 januari 2010

Jadikan Aku Teman Sedih Mu

Aku dengar serpihan kata itu tentang dia
Terbalut keluh sedih meratap
Menggugah hati merajut Rasa
Betapa Aku ingin dia berbagi sedikit nya dengan ku
Rasa yang dia simpan saat ini walau kata sedih, ku dengar

Bukannya Aku ingin mehampiri ruang kosong mu
Dengan segenap perhatian untuk merangkuh cinta
Tapi belaian sedih mu yang tak mampu aku diam
Untuk merubah mu ceria dengan senyum terindah
Biarkanlah aku menghibur mu tanpa rasa bersalah mu kepada ku

Karena untaian panjang cerita masa lalu
Bukan sesuatu yang membuat kau berat dekat dengan ku
Ketika sedih itu kau telan tanpa seseorang pendengar
Keluh kesah mu niscaya hampa selalu menghampiri mu
Berilah sedikit Aku ruang dalam kesedihan mu
Dan jadi kanlah Aku teman yang menemani sedih mu

Selasa, 29 Juni 2010

Di sebuah Persimpangan


Oleh : Asep Rosidi / Ameng

Pulang lah engkau wahai wanita yang di gandrungi kebimbangan
Ke tempat cahaya semesti nya engkau berada
Bukan tempat cahaya para nafsu menebarkan panas nya ambisi
Merubah kesulitan menjadi kemudahan tak bermoral
Karena semakin kau berpikir akan kemudahan itu
Hanyut di telan sudah derita yang kau bawah
Bersama aib dan sederet masalah di depan mu
Walau kau mudah mendapat nominal rupiah
Semudah desah nafas kau hembuskan
Seolah tak ada yang lebih mudah mendapatkan rupiah dengan cara ini
Tapi berpikirkah engkau tentang cahaya mu
Dia telah menangis diatas tingkah mu
Karena langkah yang tuju bukan awal yang indah
Jangan kau lanjutkan langkah diam itu
Bertahanlah untuk mencari titik terang dalam cahayamu
Hanya itu yang membuat cahaya kehormatan mu terjaga
Bersama hati, moral terbalut tanpa rasa hina menghantui

Minggu, 16 Mei 2010

MENANTI BIDADARI

Bulan Menaruh senyum manis malam ini kepada ku
Bintang pun tak mau kalah kedipkan sinar nya seolah merayu ku menemani malam ini
Tapi mengapa diri ini terasa hampa walau bintang dan bulan tebarkan pesonanya
Apakah aku salah mengharap bidadari ketika yang datang bulan dan bintang
Karena malam berganti malam bidadari ku tak kunjung datang
Sampai penantian ku di dera kejenuhan
Karena Harap tak berbalas jumpa oleh sosok diri mu di samping ku
Wahai bulan dan bintang bantu aku wujud kan bidadari ku hadir malam ini
Aku butuh selimut kasih dari dia penawar rasa rindu ini
Tapi entah mengapa bidadari ku tak kunjung datang
Apakah salah ku dalam langkah cinta ku merajut dengan bidadari
Ataukah bidadari ku menguji kesetian di ujung penantianku

Senin, 10 Mei 2010

Satu kan Aku dan Dia

Selepas Angin mendera Tubuh sejuk kan hati sejenak
Dan pikiran ini tak tahu selalu mengingat kisah di balik
semua yang terjadi di antara kita, semakin ku melupakan mu terasa semakin berat aku melepas mu
Oh Tuhan....
Sampai kapan rasa ini membelit dalam hati ku
Apakah ego ku mengharap kasih dia
Ataukah Hati ku tak bisa lepas dari belenggu cinta dia....
Kalau benar itu ada nya....
Hanya harap ku menanti takdir Mu menyatukan Aku dan Dia
Seperti layaknya Adam Dan Hawa Kau pisah kan Namun Takdir Mu Kau satu kan kembali dalam belaian cinta di antara nya...
Karena di antara Aku dan dia masih tersirat benang cinta namun Waktu dan takdir Mu belum menyatukan kita kembali......
Andai kan waktu dan takdir menyatukan kan ku sulam kembali benang cinta merajut kasih yang indah di antara kita..........

Oleh: Ameng/Asep Rosidi cirebon, 10 mei 2010