Santai Sambil Nonton Di sini

Loading...

Rabu, 04 Mei 2011

Cinta salah langkah

Aku menangis di tepi dari sebuah langkah salah ,
mengurai tangis menelan derita akan sebuah cinta
karena cinta membuat ku lupa dari norma yg ada
merengut kesucian u/ pembuktian sebuah cinta
walau akhirnya cinta tk menyatu dlm sebuah ikatan suci
aku tk tahu apa yg ku perbuat dlm hidup ini
hina kah aku, bodohkah tingkah ku
melepas kesucian,mengalahkn akal sehat demi kemenangan nafsu setan
kini hanya penyesalan berbaur rasa dosa
menelan derita dari sebuah cinta salah langkah

Engkau yg ku panggil "Wanita hebat" oleh Asep Rosidi

Aku tahu engkau wanita dengan selembut rasa yang ada
Walau engkau kini tak seceria dulu
Kini engkau dalam dilema akan sebuah penghianatan cinta

Jangan lemah wahai wanita yg ku panggil "wanita hebat"
Bangkitlah dalam semangat yang pernah ku kenal
Jangan kau sesali kesucian itu hilang
Bukan berarti bunga layu tak lagi mekar kembali
Karena wanita secantik dirimu tak patut bersedih
Dari kesalahan yang tak pernah kau inginkan

Tersenyumlah wahai engkau, secerah mentari pagi & sambutlah hari-hari mu dengan langkah ketegaran..
Buanglah rasa ketakutan mu yang membuat mu larut di dalamnya

Karena engkau masih memiliki sesuatu yang berarti dalam hidup mu.,

Sesuatu yang tak ternoda yaitu kecantikan hatimu yang melebihi kesucian yang ada.

Menebar Cinta Beralas Janji oleh Asep Rosidi

Dia pernah mengucap janji di atas sebuah cinta yg ada
Tak akan pernah meninggalkan ku & menduakan cinta

Tapi mengapa seiring waktu kau perlahan-lahan lupa kan janji mu

Apakah cinta membuat mu lupa ataukah cintamu melupakan ku

Sehingga janji manis mu mencintai ku pun tak ada lagi,..
Bodoh kah aku mencinta mu & percaya akan janji mu

Biarlah cinta ku menelan pahit darimu atas segala kepandaian mu menebar cinta beralas janji...

FATHIMAH AZ~ZAHRA'

Betapa mulianya fatimah,karena dlm dirinya kemuliaan terbit dari tiga arah.
Putri siapakah dia?
Istri siapakah dia & ibu siapakah dia?
Tidak ada yg lebih mendekati kemuliaan ayahnya selain dirinya,
Dia adalah putri kesayangan sang makhluk pilihan dan sang penebar hidayah bagi mereka yg menghendakinya, Ayahnya adalah rahmat bagi seluruh alam & idola hidup di dunia,
Ayahnya telah membangkitkn jiwa2 yg tertidur lelap dgn kekuatan spiritualnya seolah dia menghidupkn kembali jiwa2 yg tertidur setelah matinya dgn memulai sejarah kehidupan baru,layaknya pengantin yg memulai kehidupan barunya.
Suami Fathimah adalah orang yg di singgung dlm surat "Hal ataa",
Dialah mahkota yg lebih cemerlang daripada sinar mentari di waktu Dhuha,
Dialah sang pemberani yg berkat pertolongan Allah mampu menyingkirkan segala kebathilan & kezhaliman dgn pedangnya,
Rumahnya adalah gubuk & harta kekayaannya adalah pedang yg selalu di sandangnya
Namun dalam keluarga Fathimah,tumbuh dua generasi cemerlang hasil didikan dirinya, yakni kedua anaknya sang pemimpin para mujahid & sang pelekat persatuan umat.
Fathimah adalah figur contoh bagi para ibu & teladan dalam segala kemuliaan hidup,
Hasan lah yg mengembalikan persatuan umat setelah sebelumnya mengalami perpecahan, Hasan pernah menyingkir dari kekhalifahan & hanya menjadi iman bagi pengikutnya sedang Husain termasuk orang2 yg shalih & mulia, yg sangat bersih dan murah hati tabiatnya..



Syair oleh seorang penyair pakistan " Dr.Muhammad Iqbal "

Satu Jiwa

Jiwaku terpaut dengan jiwanya sebelum diri kami diciptakan,sesudah kami menjadi nuthfah dan sesudah berada dalam ayunan
keterpautan ini terus berkembang seiring dengan perkembangan kami, seandainya kami berdua mati pun tentulah jiwa kami seperti semula takkan terpisahkan
cinta kami tetap lestari meskipun menghadapi berbagai peristiwa
akan menjadi hiburanku dalam kegelapan liang lahat alam kubur
curahan air seakan-akan hampir saja menggoresi kelembutan kulitnya manakala ia mandi, karena kelembutannya yang sangat

???....

Hai mataku, kamu tidak boleh tidur biarkan air matamu mengalir dengan deras, hanya air matalah yang dapat memadamkan bara kerinduanku kepadanya yang selama ini tersimpan di dalam dada seperti api dalam sekam,

wahai hatiku yang kini telah kering dan hancur oleh kerinduan, biarkanlah dirimu lebur tiada yang menyalahkanmu

wahai dzat yang tunduk patuh kepada-Nya semua orang yang mulia, kemuliaan-Mu tiada yang menyamai

kutengadahkan kedua tanganku kepada-Mu meminta perlindungan dari cinta
saat semua mata lelap dalam tidurnya

Kerinduan

Apakah mataku dapat disembuhkan dengan tidur sedangkan hatiku di cekam oleh rasa sakit karena rindu
engkau lihat aku tidak pernah kikir dengan air mata ku karena mengingatmu

Demi kekasihku, aku rela air mata ini mengering habis tak lagi menetes

Sesungguhnya hatiku sangat sedih karena merindukanmu, sehingga rintihanku hanya dapat terpendam di dalam dada ku

Kasih sayang ku kepada mu, wahai kekasihku, bukan hal yang baru melainkan hal yang baru adalah karena berada jauh dari orang yang dicintai....

Masih ku ingat...??

Sebaris kata itu masih ku ingat
Ketika untaiannya masih melekat
Akan semangat
Betapa dirimu menjadi sebuah pemikat

Mencoba melepas semuanya
Namun bayang semu selalu hadir
Menusuk pikiran membelah nalar

Sebuah dilema itu muncul
Dari nalar yang membelah
Akankah ada penyesalan di ujung batas yang telah dilalui
Ataukah penyesalan yang selalu bersemayam menghantui pikiran

Di ruang tak bertuan

Ku terdiam bukannya lumpuh tak berdaya, hanya bisa menatap hampa sudut-sudut ruang dengan seribu tanya yang ada,

Dimana kah kebebesan pikiranku ketika terhimpit di ruang tak bertuan,.

Merasa bahagia tak ada lagi yang mengusik diri ini namun kesendirian terus menghatui,

Hari demi hari terasa begitu lambat & berat ku lalui, walau detak jantung ku berdetak lebih cepat,

Mengapa saat malam di sudut ruang tak bertuan ku merasa takut di hujani seribu tanya dlm kegelapannya,.

Wahai Dzat yg membuat ku hidup, damaikan lah pikiran ku & sejukanlah ruang di sekeliling ku dengan seribu jawaban kedamaian atas segala tanya yang ada,..

Sabtu, 05 Februari 2011

Jujurlah dalam cinta

oleh : Asep rosidi / ameng

Jangan bilang semuanya hanya untuk ku,..
Di kalau di belakang ku kau berkata lain
Sudahlah lah tak perlu ada dusta menyertai
Ku ingin sebuah kejujuran itu Ada

Walau terasa pahit ku dengar semua itu
Namun setidaknya aku mengetahui semua itu dari mulut mu sendiri

Kejujuran sebuah kunci dari perasaan cinta
Jangan pernah kau bermain cinta di atas dusta yang ada
karena bisa menelan pahit yang tak terkira